Kencan Buta Dengan Buku? Coba Litbox, Konsep Baru Membaca dari Ika Natassa

Bagaimana rasanya membeli sepaket buku yang kita tidak tau isinya buku apa saja dan siapa yang menulisnya? Barangkali rasanya sama seperti kencan buta. Hanya tau sedikit tentang si dia, belum pernah berjumpa, tapi kita setuju menemuinya. Seperti itulah LitBox.

LitBox adalah sebuah start-up di bidang literasi yang mengusung konsep kencan buta dengan buku. Bentuk bisnis literasi yang pertama kali di Indonesia.

Setiap dua bulan sekali, sang pemilik LitBox yang juga adalah penulis buku terkenal, Ika Natassa, akan mengkurasi 4-5 buku fiksi lalu menawarkan beberapa paket buku tersebut kepada calon pembeli. Apa judul buku yang ia pilih, tentunya tidak ia beri tahukan kepada calon pembeli (namanya juga kencan buta hehe). Ia hanya akan memberikan beberapa petunjuk kecil tentang isi buku dan penulisnya, lalu membiarkan para calon pembeli menebak-nebak apa judulnya.

Litbox Ika Natassa (1)

Ada tiga macam paket buku LitBox, yang pertama Brewed, terdiri dari beberapa buku bahasa Indonesia, kemudian Blended, buku berbahasa Indonesia dan Inggris, dan terakhir paket campuran Brewed dan Blended.

Saya sudah berlangganan website LitBox semenjak paket LitBox pertama dijual. Tapi saya belum berani membelinya, karena dalam banyak hal, saya hanya bisa suka sama sesuatu yang sudah saya kenali dengan baik. Kencan buta dengan buku? Hmm.. berani ngga ya.

Sampai akhirnya, petunjuk kali ini benar-benar bikin penasaran..

Blended LitBox: 1 fiction in English written by a foreign author and 1 fiction in Bahasa Indonesia written by an Indonesian author. The imported book in this LitBox is definitely the best fiction I’ve read in the last decade, written by a now-famous female writer. I bought the first edition hardcover a while back and I gotta tell you, I just couldn’t put it down from the moment I opened the first page, I literally spent a whole day reading it cover-to-cover and cursing ‘fuck’ half a dozen times every time I came across a truly shocking scene. Telling you the synopsis will reveal the title, so take my word for it, it is THE BEST fiction you’ll ever read this year. Here’s a little hint: the Academy Award nominated movie is definitely as good as the book, and it is also the best adaptation I’ve seen in a while. The Indonesian fiction in this edition of Blended LitBox is the great comeback of one of the most prolific male writer in this era, a story about a young woman’s journey to discover love. What I particularly love about this book is how the writer himself has evolved a lot from his last works, this book is written so beautifully that you just cannot skip a sentence without having it lingers in your mind for a while.

Saya terpincut. Mari kita coba kencan buta ini!

Litbox Ika Natassa (3)

 

Paket buku saya datang sekitar dua bulan kemudian. Lama? Ya! Karena saya beli paket Blended. Salah satu bukunya buku impor dan pengirimannya sedikit terlambat. Menurut saya sih, buat teman-teman yang kurang suka menunggu, perlu pertimbangan lebih banyak untuk beli paket Blended.

 

Oiya, menurut saya, ini beberapa keuntungan membeli LitBox..

Ngga pakai bingung memilih buku

Kadang kita sering ke toko buku, kemudian bingung mau pilih yang mana, saking banyak yang mau beli. Nah dengan membeli LitBox, kita bisa menyerahkan sepenuhnya kepada kurator untuk memilihkan kita buku yang bagus. Tentunya, kita perlu lihat-lihat juga, apakah sang kurator seleranya sama dengan kita.

Lebih mudah dan murah

Ngga pakai kena macet ke toko buku atau malah belanja di luar budget saat ke toko buku. Beli via online, tinggal tunggu di rumah deh! Dan katanya harganya biasanya lebih murah daripada beli langsung di toko buku. Mungkin karena LitBox bekerja sama dengan penerbit juga.

Dapat tanda tangan penulis

Untuk buku Bahasa Indonesia, LitBox akan mengusahakan agar kita bisa dapat tanda tangan penulis. Horray! Jarang-jarang kan bisa dapat tanda tangan penulis. Oiya, ini artinya, buku kita dibuka duluan sama LitBox, untuk ditempelkan stiker berisi tanda tangan penulis. Tapi setelah ditempel dengan stiker, plastiknya akan dipasang lagi kok.

Litbox Ika Natassa (2)

 

Mencoba hal baru!

Kadang juga kita meremehkan buku dari penulis yang belum kita kenal karyanya. Atau kalau cover dan sinopsis di belakang bukunya kurang menarik. Padahal ternyata ada banyak buku bagus di luar sana. Membeli LitBox bisa menjadi salah satu cara untuk mencoba melirik penulis-penulis yang barangkali belum pernah kita baca karyanya

Menguntungkan semua pihak

Selain pembaca, LitBox juga menawarkan pilihan menarik bagi penulis dan penerbit. LitBox menawarkan para penulis untuk mengikut sertakan dalam kurasi buku edisi LitBox berikutnya. Tentunya, ada proses filtrasi yang akan dilakukan oleh kurator, jadi hanya buku yang dinilai terbaik saja yang akan dimasukkan ke LitBox. Selain itu, juga ada untuk penerbit yang ingin karya yang mereka terbitkan dibantu promosi oleh LitBox. Menarik banget kan.

 

Percobaan kencan pertama saya cukup sukses, saya suka buku-buku yang ada di dalamnya dan tidak menyesal membeli LitBox! Mau coba juga? Silakan berlangganan website mereka di sini, LitBox akan memberikan setiap ada informasi paket buku terbaru!

Litbox Ika Natassa (4)

Hi! Saya Dini. Saya suka menikmati dan mempelajari alam, menulis, mengajar, membuat kerajinan tangan, dan berdiskusi dengan teman-teman. Sila hubungi saya di dunia.diny@gmail.com, @duniadiny, atau duniadiny.tumblr.com.

 

— Artikel ini ditulis oleh @duniadiny, sahabat Lendabook dari Jakarta.

Kirimkan tulisanmu untuk rubrik Sahabat Lendabook. Kami menerima berbagai tulisan mulai dari cerpen, inspirasi, tips, dan cerita apapun tentang buku. Email tulisan kamu keredaksi@lendabook.co, lampirkan nama, kota asal, dan akun twittermu.

 

 

Iqbal Hariadi

Pecinta buku yang aktif sebagai blogger dan host Podcast Subjective. Follow @iqbalhape di Instagram dan Twitter

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: