Suka The Fault in Our Stars? Kamu Pasti Juga Suka Dengan 5 Novel Ini

Tahun 2014 ini banyak novel yang diangkat ke layar lebar, tetapi hanya beberapa yang ditanggapi benar-benar positif oleh para penggemarnya. The Fault in Our Stars (TFIOS) adalah salah satunya. Banyak orang yang terharu oleh filmnya, lalu memutuskan untuk membaca bukunya, yang ditulis oleh John Green.

Setelah bukunya selesai, banyak orang yang mencari buku-buku yang satu genre dengan TFIOS, tetapi banyak yang kelimpungan. Berikut ini 5 buku yang bisa kamu baca kalau suka dengan TFIOS.

1. Eleanor and Park, Rainbow Rowell

thewhitenook blogspot com
Eleanor and Park, Rainbow Rowell. Sumber: http://thewhitenook.blogspot.com

Pernah jatuh cinta dengan orang yang dunianya bertolak belakang denganmu? Eleanor merasakannya dengan Park. Keluarga Eleanor berantakan, miskin, dan ayah tirinya sangat membencinya. Dia pun merasa tidak cantik karena badannya yang besar, rambutnya merah, dan wajahnya dipenuhi bintik-bintik. Sementara Park, keluarganya sempurna: ibunya yang dari Korea sangatlah cantik dan memiliki salon kecil-kecilan, ayahnya selalu mendorong Park untuk mencoba hal yang baru, dan adiknya, Josh, juga luar biasa. Park sendiri sangatlah tampan, dengan wajah Asia dan rambut hitamnya. Apakah akhirnya Eleanor akan percaya bahwa dia pun pantas berdiri di samping Park?

2. If I Stay, Gayle Forman

Penguin Group
If I Stay, Gayle Forman. Sumber: Penguin Group

Mia, gadis berusia 17 tahun, jatuh koma setelah mengalami kecelakaan mobil hebat. Jiwanya berpisah dari tubuhnya, tetapi dia tidak benar-benar meninggal. Saat itu, dia juga melihat teman-temannya menjenguk, dan keluarganya menjaga. Mia harus membuat keputusan yang sulit: haruskah dia hidup dalam kesulitan, atau meninggal dalam kedamaian? Sekuel dari Where She Went ini seseru buku sebelumnya!

3. The Perks of Being a Wallflower, Stephen Chbosky

cinematicparadox com
The Perks of Being a Wallflower, Stephen Chbosky. Sumber: http://cinematicparadox.com

Charlie yang berumur 15 tahun, menulis sebuah surat ke teman anonimnya. Di dalamnya, dia menceritakan betapa menyakitkannya masa-masa di awal SMA. Charlie adalah seorang pemalu dan awkward, dia hanya mengobservasi segala sesuatu di sekitarnya, yang baik ataupun yang buruk. Karena itulah dia mempunyai perasaan yang mendalam dengan pengalamannya itu. Buku ini adalah roller coaster emosi untuk pembacanya, dan akan membuatmu penasaran hingga akhir ceritanya.

4. Me and Earl and the Dying Girl, Jesse Andrews

bookscomefirst com
Me and Earl and the Dying Girl, Jesse Andrews. Sumber: http://bookscomefirst.com

Greg dan Earl, dua orang yang ‘terasing’ di SMA mereka. Di waktu senggang, mereka membuat Coppola and Herzong, versi mereka sendiri. Dua orang ini menikmati membuat film bersama-sama, hingga Rachel datang di tengah-tengah mereka. Rachel yang didiagnosa leukemia memutuskan untuk berhenti berobat. Greg dan Earl pun membuat sebuah film untuknya; tetapi mereka harus keluar dari zona nyaman dan menjadi lebih sosial.

5. Love Letters to the Dead, Ava Dellaira

macteenbooks com
Love Letters to the Dead, Ava Dellaira. Sumber: http://macteenbooks.com

Untuk tugas Bahasa Inggris di kelasnya, Laurel diminta untuk menulis sebuah surat kepada seseorang yang telah meninggal. Dia akhirnya memilih Kurt Cobain yang meninggal saat usianya masih muda, sama seperti saudaranya, May. Kemudian, Laurel juga menulis surat ke orang lain seperti Janis Joplin dan Amelia Earhart, tentang rahasia-rahasianya yang mencakup masalah keluarga, pertemanan, cinta pertama, dan penganiayaan yang dia terima. Dia merasa, jika May ada bersamanya, harusnya dia tidak mengalami ini semua. Ketika Laurel menulis kenyataan yang terjadi padanya satu persatu, akhirnya dia mulai menerima apa yang terjadi pada May. Pada akhirnya, Laurel bisa melihat saudaranya itu ‘secara utuh’, dan memulai mencari jalan untuk hidupnya sendiri.

Jangan lupa siapkan tissue yang banyak saat membaca buku-buku di atas, ya! Karena buku-buku di atas dijamin tidak kalah menyedihkan dibandingkan TFIOS. Apa ada buku lain yang menurut kalian harusnya berada di atas? Jangan lupa bagikan di kolom komentar di bawah ini, ya!

Sumber featured image: http://thefaultinourstarsmovie.com

Sumber artikel: 17 Books To Read If You Liked “The Fault In Our Stars”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *