Seri Novel Siklus Warisan: Eragon, Eldest, Brisingr, Inheritance

Siapa yang tidak kenal dengan Harry Potter? Tak hanya bukunya yang dibaca semua umur, cenderamatanya laris manis, dan filmnya pun mencetak penghasilan yang sangat besar. Sekarang, siapa yang tahu Siklus Warisan, atau buku pertama dari siklus ini, yaitu Eragon? Jika kamu belum pernah membaca tetralogi ini, dan kamu mengaku sebagai pencinta fiksi fantasi, Lendabook merekemondasikan buku ini ke dalam reading list-mu.

Siklus Warisan terdiri dari empat buku: Eragon, Eldest, Brisingr, dan Inheritance. Christopher Paolini, pada awalnya merencanakan untuk membuat trilogi dari Siklus Warisan ini. Tetapi, saat menulis buku ketiga, yaitu Brisingr, Paolini sadar bahwa untuk menuntaskan ceritanya dengan baik dan berkesan, harus ada satu buku lagi yang ditulis. Buku terakhir itu berjudul Inheritance (Warisan), sama dengan nama tetralogi itu sendiri.

Buku Pertama: Eragon

gopixpic com
Eragon, buku pertama dari tetralogi Warisan. Sumber: http://gopixpic.com

Buku ini mengisahkan tentang bagaimana petualangan Eragon dimulai, yaitu ketika dia menemukan telur naga di Carvahall, yang dinamainya Saphira ketika dia lahir. Karena Saphira melihat Eragon sebagai tuannya, Eragon pun otomatis menjadi Penunggang Naga, kelompok eksklusif yang hampir musnah karena dibantai, dijadikan sekutu  oleh Galbatorix, raja tirani yang menguasai Alagaësia.

Ketika mengetahui bahwa ada telur naga yang menetas dan tumbuh tanpa sepengetahuannya, Galbatorix pun bertekad untuk memburu Eragon. Pelarian panjang Eragon di daratan Alagaësia. Di perjalanan, Eragon bertemu orang-orang baru, serta makhluk-makhluk penghuni Alagaësia lainnya yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya.

Buku Kedua: Eldest

criticallyrated com
Eldest, buku kedua dari tetralogi Warisan. Sumber: http://criticallyrated.com

Setelah menyelamatkan negeri pemberotak dari kehancuran oleh Raja Galbatorix yang kuat dan jahat, Eragon dan Saphira harus pergi ke Ellesmera, tempat para Elf tinggal. Eldest mengisahkan tentang bagaimana Eragon dilatih untuk menjadi Penunggang Naga. Dia belajar lebih lanjut tentang sihir dan bertarung dengan pedang, kemampuan yang sangat penting untuk dikuasai.

Di lain tempat, sepupunya, Roran, yang memimpin penduduk Carvahall ke Surda untuk bergabung dengan kaum Varden yang dibantu Eragon di buku pertama. Nasuada, anak perempuan pemimpin Varden yang terbunuh dalam pertarungan, kini telah mengambilalih kepemimpinan negeri tersebut. Ketika terjadi pertempuran besar-besaran, Eragon berhadapan dengan Penunggang Naga yang baru, Murtagh, serta naganya yang bernama Thorn.

Buku Ketiga: Brisingr

galleryhip com
Brisingr, buku ketiga dari tetralogi Warisan. Sumber: http://galleryhip.com

Walaupun kemampuan Eragon masih belum matang sebagai Penunggang Naga, tantangan yang datang padanya tak kenal ampun. Setelah pertarungan yang melelahkan dengan Murtagh, di mana Eragon dan Saphira berhasil melarikan diri, ekspektasi orang-orang masih tinggi terhadapnya dalam mengalahkan Galbatorix yang harus dipenuhi.

Eragon juga telah berjanji pada Roran untuk menyelamatkan kekasihnya dari penjara Galbatorix. Selain itu, Eragon juga sudah berjanji untuk loyal pada orang lain juga, seperti masyarakat Varden, elf, dan kurcaci. Ketika tiap kaum itu membutuhkannya, Eragon harus memilih, pilihan yang pada akhirnya membawa pada pengorbanan yang tidak terbayangkan sebelumnya.

Buku Keempat: Inheritance

inheritance wikia com
Inheritance, buku keempat dari tetralogi Warisan. Sumber: http://inheritance.wikia.com

Buku terakhir dari Siklus Warisan ini mengisahkan tentang bagaimana klimaks dari perjalanan Eragon dan Saphira dalam menumpas Galbatorix. Takdir seluruh penduduk Alagaësia ada di tangan mereka. Ada banyak kehilangan, pengorbanan, yang semua orang harus lakukan. Ini adalah satu-satunya kesempatan yang mereka miliki untuk melawan Galbatorix. Kalau bukan mereka, siapa lagi?

Tetralogi ini tidak hanya mengajarkan kita untuk menjadi manusia tangguh yang pantang menyerah, tetapi juga tentang pentingnya loyalitas, keluarga, teman, dan cinta.

Selain nama-nama yang menarik, kamu juga harus mengecek ‘kamus’ kecil di halaman-halaman terakhir tiap buku. Quote favorit Lendabook adalah kalimat di bawah ini, yang merupakan kalimat sapaan bangsa elf.

Atra esterní ono thelduin. Mor’ranr lífa unin hjarta onr. Un du evarínya ono varda. May good fortune rule over you. Peace live in your heart. And the stars watch over you. Semoga keberuntungan berpihak padamu. Semoga kedamaian memenuhi relung hatimu. Dan semoga bintang-bintang menjagamu.

Sumber featured image: http://storylines.edublogs.org

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *