5 Ciri Orang Introvert Menurut Novel Fangirl

Membaca novel memiliki banyak manfaat dan kesenangan. Salah satunya, kita bisa tenggelam di dalam dunia para tokohnya, dan tak jarang menemukan diri kita sendiri di dalam salah satu tokoh itu. Misalnya, ketika membaca novel Fangirl karya Rainbow Rowell. Orang-orang dengan karakter introver akan berkaca lewat kehidupan seorang Cather Avery, tokoh utama di dalam novel itu.

Penasaran dengan pembawaan Cath sebagai seorang introver? Berikut lima cirinya yang digambarkan di dalam novel Fangirl:

  1. Susah keluar dari zona nyaman

    via www.priorityministries.com
    via www.priorityministries.com

    Saat hendak memasuki Universitas Union dan masuk ke dalam asrama, Cath berselisih paham dengan Wren, saudari kembarnya, mengenai kebersamaan mereka. Cath tetap menginginkan untuk sekamar bersama Wren, sedangkan Wren ingin berpisah dengan menempati unit asrama berbeda. Wren beralasan kalau sudah 18 tahun mereka selalu berbagi kamar yang sama di rumah, sekarang sudah saatnya menemui orang-orang yang baru. Keengganan Cath untuk berpisah dari Wren ini menunjukkan bahwa dia sukar untuk lepas dari zona nyamannya.

  2. Sukar beradaptasi di lingkungan baru

    via www.wam.de
    via www.wam.de

    Sehari-hari tempat yang dihabiskan Cath hanya berkisar kamar asrama dan kelas-kelas kuliahnya. Dia bahkan harus rela hanya memakan batangan protein selama sebulan lebih untuk mengisi perut, karena tidak tahu di mana kantin asrama berada. Dia tidak tahu harus bertanya pada siapa, padahal punya teman sekamar. Bertemu dengan gerombolan orang asing di sekitar asrama saja sudah membuat Cath gugup. Sukar baginya untuk menyesuaikan diri di lingkungan baru tanpa ada orang dekat di sekitarnya.

  3. Sukar menyampaikan pendapat pribadi

    via www.flexyourrights.org
    via www.flexyourrights.org

    Saat pertemuan perdana kelas Penulisan Fiksi, Prof. Piper—sang dosen—bertanya alasan para mahasiswa menulis fiksi. Seisi kelas pun mulai riuh mengungkapkan pendapat mereka yang beragam. Namun Cath hanya diam, sementara berbagai jawaban muncul silih berganti di kepalanya. Baginya, mengungkapkan pendapat berbeda di tempat umum memiliki potensi dianggap aneh, dan dia tidak siap menerima tatapan orang-orang kepadanya.

  4. Sering memiliki masalah krisis percaya diri

    via www.liveluvcreate.com
    via www.liveluvcreate.com

    Cath selalu merasa kalah menarik dibanding saudari kembarnya. Dari dulu dia merasa Wren lebih menonjol dan lebih disukai orang, sehingga dia selalu bersembunyi di balik bayang-bayang Wren. Bahkan ketika cowok yang dekat dengannya bertanya tentang Wren, Cath mulai defensif karena takut cowok itu akan beralih pada Wren.

  5. Lebih bebas berekspresi di dunia maya

via www.gaiaonline.com
via www.gaiaonline.com

Teman-teman Cath di dunia nyata hampir bisa dihitung dengan jari, tetapi teman-temannya di dunia maya jumlahnya mencapai ribuan, yaitu para pembaca tulisan fanfiksi-nya. Cath merasa lebih bebas mengekspresikan dirinya di dunia maya—dengan nama samaran Magicath—karena di media itu orang-orang tidak perlu tahu jati dirinya sebenarnya. Tidak perlu bertatap muka, cukup bermain-main lewat tulisan fanfiksi yang menjadi dunianya sendiri.

Itu tadi adalah lima ciri orang introver yang dipaparkan dalam novel Fangirl. Fangirl bercerita tentang kehidupan Cath Avery, seorang remaja Amerika beranjak dewasa, yang bergumul dengan kehidupan barunya saat memasuki kuliah. Dia memiliki saudari kembar bernama Wren Avery dan seorang ayah yang mengasuh mereka sendirian sejak kecil. Pembawaannya yang tertutup menyusahkannya untuk beradaptasi dalam lingkungan baru. Dia merasa nyaman dengan dunianya sendiri, sebagai seorang penulis fanfiksi di internet.

Apa pun karakter kita, sebenarnya tidak boleh menjadi penghalang untuk mengeluarkan sisi-sisi terbaik dalam diri kita. Seperti Cath, orang-orang dengan kepribadian tertutup memiliki beberapa kekurangan dalam hubungan sosial. Namun, bukan berarti mereka sama sekali tidak bisa bergaul. Dengan bantuan orang-orang di sekitar seperti Reagan, teman sekamarnya, atau Levi, cowok yang selalu berusaha mendekatinya, pelan-pelan Cath pun mulai membuka diri.

Fangirl karya Rainbow Rowell merupakan salah satu novel favorit dengan ratusan ribu pembaca di seluruh dunia. Banyak pesan moral yang disampaikan lewat novel yang menempati urutan kedua sebagai Best Young Adult Fiction dalam Goodreads Choice Awards tahun 2013. Untuk kalian yang lebih nyaman membaca dalam bahasa Indonesia, sudah ada juga versi terjemahannya, lho! Berikut penampakannya:

via www.penerbitspring.com
via www.penerbitspring.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *