Jomblo ataupun Bukan, Kamu Harus Cobain Kencan Buta dengan Buku

Apa yang kamu pertimbangkan saat membeli buku? Isinya? Judulnya? Penulisnya? Penerbitnya? atau sampulnya?Pernah dengar pepatah, “Don’t judge a book by its cover”, bukan? atau jangan menilai buku dari sampulnya.

Kaleido-Blind-Date-with-a-Book-Sign

Pepatah ini sangat populer dan kita semua paham maknanya. Namun, tak bisa dipungkiri, terkadang sampul juga sangat mempengaruhi pertimbangan kita saat akan membaca buku.

pinterest.com
pinterest.com

Nah, berawal dari pepatah¬†“Don’t judge a book by its cover”,¬†tercetuslah sebuah ide untuk berkencan buta dengan buku.

511bfd0e9958f.image

Ide Blind date with a book ini sering diadaptasi oleh toko-toko buku dan komunitas buku di luar negeri. Tak jarang penjualan dan kepopuleran buku justru meningkat karena ide ini. Waah.. membayangkan buku apa yang akan kita dapat tentu sangat menyenangkan. Apakah buku yang kita dapat sesuai selera kita? atau justru mengecewakan? Tak ada yang tahu.

 

Caranya adalah kita memilih buku manapun yang kita sukai, dengan syarat kita tak bisa melihat buku apakah itu. Semua buku dibungkus rapi hingga tak bisa ditrawang-trawang.

IMG_0792-1ekj3jh

Buku-buku yang dipajang biasanya dibungkus rapi dan cantik hingga membuat kita merasa mendapat hadiah. Menyenangkan sekali, bukan?

blind-date-library

Seperti layaknya kencan buta, kamu akan mencoba mengenal bukumu lebih dulu, lalu menentukan akan lanjut berkencan atau tidak. Adaptasi tentu lebih banyak dilakukan saat buku yang kamu dapat bukan genremu banget!

d4d168d6f2edbedebf2df5fc01b54306

Tapi mencoba mengenal genre baru, bukan hal yang merugikan bukan? Siapa tahu kau malah jatuh cinta pada genre yang dulunya kau hindari.

IMG_0297-224x300

So, just be blind and choose your book, guys! Selamat berkencan dengan buku misteriusmu!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *