Hamka: Perempuan Memang Selalu Istimewa

Buat kamu para perempuan yang merasa lelah dipingit, sedih diremehkan laki-laki ataupun merasa cita-citamu terhambat oleh gender, berhentilah meratapinya! Setiap manusia, laki-laki ataupun perempuan, diciptakan dengan hak dan kewajiban yang sama, namun bukan berarti dalam urusan pekerjaan semuanya harus dibagi rata. Setiap pekerjaan ada porsinya masing-masing. Nah, kali ini Lendabook ingin membagikan “4 Keistimewaan Perempuan” dari nasehat lama Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah a.k.a Hamka, agar kamu perempuan nggak bersedih lagi. Yuk disimak !

1. Perempuan juga dimuliakan

via https://www.flickr.com
via https://www.flickr.com

Dalam zaman emansipasi ini, perempuan memang telah mendapatkan hak yang sama. Namun, masih banyak kejadian-kejadian yang melecehkan perempuan, terutama dalam rumah tangga. TKW yang dianiya, istri yang mendapatkan KDRT telah menghiasi media akhir-akhir ini. Banyak perempuan yang mengalami pembunuhan karakter  karena perlakuaan yang tidak tepat. Tapi, kamu sebagai perempuan jangan bersedih ya karena banyak sekali kemulian-kemulian kamu. Seperti yang ditulis Hamka dalam bukunya Kedudukan Perempuan dalam Islam ada beberapa kemulian perempuan yang beliau sarikan dari Al-Qur’an; lelaki tidak akan lengkap tanpa perempuan (QS: An-Nisa ayat 1), nama perempuan dalam bahasa arab An-Nisa dijadikan sebagai salah satu nama surat dalam kitab suci Al-Qur’an, kemulian seorang ibu hingga perempuan dapat lebih mulia daripada bidadari.

 

2. Anak perempuan adalah kembangnya kehidupan seorang ayah

via http://movingpastdivorce.com/
via http://movingpastdivorce.com/

Masih dalam buku yang sama, Hamka menceritakan kisah romantis antara hubungan seorang ayah dan anak perempuannya. Beliau adalah Nabi Muhammad SAW dan anak bungsunya, Fatimah. Nabi Muhammad sering menggendong dan mencium Fatimah kecil di depan sahabat-sahabatnya, padahal waktu itu zaman dimana masyarakat masih jijik melihat anak perempuan. Namun apa yang dikatakan Nabi Muhammad SAW? “Sekuntum bunga harum semerbak, kita cium. Dan rezekinya sudah dijamin oleh Allah”. Betapa romantisnya bukan? Ayah kamu pasti juga mengatakan hal yang sama. Singkat cerita, Fatimah tumbuh menjadi wanita yang anggun. Kisah hidup Fatimah menjadi idaman para perempuan karena ia sangat disayangi oleh suaminya dan tidak pernah dimadu. Inilah salah satu contoh anak perempuan yang dibesarkan dengan cinta dan kasih sayang.

 

3. Perempuan mendapatkan pahala yang sama

via http://phiya88.wordpress.com
via http://phiya88.wordpress.com

Perempuan tidak seharusnya bersedih karena tidak dapat melakukan hal-hal seperti jihad di medan perang, Shalat Jum’at, ataupun tidak bisa berkarir tinggi seperti laki-laki. Perempuan mempunyai pahala yang sama. Dalam buku beliau ini, Hamka menceritakan kisah Asma’ binti Yazid yang diutus kaum perempuan untuk bertanya kepada Rasulullah. Asma’ menanyakan apalagi amalan yang dapat perempuan lakukan yang pahalanya setara dengan Shalat Jum’at ataupun Jihad. Kemudian Nabi Muhammad SAW menjawab, “…, bahwasanya ketaatan dan mengamalkan apa yang diridai-Nya lebih mengimbangi segala kelebihan yang ada pada laki-laki itu.”

Ingatlah bahwa perempuan mempunyai peranan yang penting yaitu membangun peradaban. Prestasi paling terkeren bukan hanya sekedar menjadi direktur atau menteri bukan?

4. Hak istimewa perempuan

via https://www.tumblr.com
via https://www.tumblr.com

Ada 3 hal yang digarisbawahi oleh Hamka tentang hak istimewa perempuan; hak untuk mendapatkan pembelaan yang sama, hak untuk meminta bercerai karena suami tidak menunaikan kewajiban dan hak atas dirinya. Perempuan mempunyai hak untuk memilih jodohnya sendiri. Perjodohan tanpa persetujuan dari perempuan yang akan dinikahkan, jelas-jelas menentang Hadits yang diriwiyatkan dari banyak perawi; “….: Berkata Rasulullah SAW perempuan yang telah janda lebih berhak atas dirinya, daripada walinya, dan perempuan yang masih perawan diminta izin dari dirinya, dan izinnya ialah diamnya.”

Inilah nasehat Hamka untuk para perempuan. Bahwa perempuan tidak perlu bersedih karena keterbatasan gender selama kita bisa mengubah keterbatasan itu menjadi potensi yang lebih besar. Masih banyak lagi nasehat-nasehat Hamka untuk perempuan dalam buku ini. Kalau kamu ingin tahu nasehat yang lainnya, kamu bisa membaca buku ini dengan membelinya atau meminjamnya di Lendabook.co ya! Buku ini sangat cocok dibaca untuk perempuan, (calon) ayah ataupun (calon) suami.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *