Ini Dia Alasan Kenapa Buku Lebih Asik Daripada Ebook

Berkat teknologi kita tidak perlu repot membawa buku kemanapun kita pergi. Dengan ebook, kita bisa secara digital membawa semua koleksi buku kita. Namun sebagaimanapun praktisnya ebook, masih banyak orang beranggapan membaca buku yang dicetak masih lebih baik daripada membaca dengan ebook. apa saja alasan masih banyak orang yang lebih memilih buku daripada ebook?

Buku lebih simpel daripada ebook

read outdoor

Membaca ebook mengharuskanmu menggunakan device untuk membacanya, yang juga menggunakan sumber daya.Membaca teks di layar elektronik juga membuat matamu lebih cepat lelah (kecuali kamu membaca ebook menggunakan reader khusus). Membaca buku cetak tidak menggunakan energi listrik sama sekali, sehingga kamu tidak perlu repot mengisi dayanya kembali.

Hal lain yang merepotkan dari membaca ebook adalah bila kamu membaca di luar ruangan. Kamu akan kesulitan bila membaca ebook di bawah sinar matahari. Membaca buku cetak? Rasanya jauh lebih menyenangkan. Memiliki beberapa device untuk membaca ebook kadang juga menjadi masalah. Untuk beberapa alat, kamu hanya bisa membaca ebook dengan format tertentu.

 

Kamu tidak bisa sepenuhnya mempunyai ebook

ebooks

 

Kamu tidak bisa merasa memiliki sebuah ebook seperti memiliki sebuah buku karena sifatnya yang digital. Kamu tidak bisa merasakan ebook secara fisik, berbeda dengan buku cetak. Kamu bisa merasakan buku di genggaman tanganmu. kamu bisa merasakan tekstur kertasnya, mencium bau kertasnya, mengetahui beratnya. kamu juga bisa menandai buku itu sebagai milikmu.

 

Kamu tidak bisa meminjamkan ebook kepada orang lain (dan kamu tidak bisa meminjam ebook orang lain)

read ebooks

 

Ebook tidak memerlukan banyak ruang untuk disimpan. cukup disimpan di hard drive, kamu tidak perlu satu lantai khusus di perpustakaan untuk menyimpan ribuan judul ebook. namun kenapa ya tidak ada perpustakaan yang menyediakan ebook untuk dipinjam?

Satu hal lain yang menjadi kelemahan ebook adalah kamu tidak bisa meminjamkannya kepada orang lain. Bila ebook yang kamu beli legal, ebook itu hanya terdapat dalam ebook reader-mu. Kamu tidak bisa meminjamkannya kepada orang lain. Orang lain bisa membaca ebook yang kamu miliki dengan meminjam ebook reader-mu, tapi itu sama saja dengan meminjamkan seluruh koleksi ebook-mu bukan?

Kamu juga tidak bisa menjual ebook yang kamu miliki. Masalahnya ada pada aturan DRM (DIgital Right MAnagement). Pendeknya, DRM mengatur berbagai hal mengenai kepemilikan sebuah properti digital dan DRM bertujuan untuk mencegah pembajakan terhadap properti digital. Jadi kamu tidak bisa sembarangan menjual ebook yang sudah kamu beli, atau bahkan meng-copy ebook atau mendownload ebook karena hal ini termasuk ke dalam pembajakan.

 

Kamu tidak bisa mendapatkan ebook edisi bertandatangan

boogsigning

 

Kamu juga tidak bisa meminta ebook-mu ditandangani oleh penulisnya kan? Kalau begini sih acara meet n’ greet kehilangan acara utamanya…

 

Memiliki koleksi buku cetak masih lebih memuaskan daripada memiliki koleksi ebook

bookshelves

 

Taruhan deh, pasti kamu yang suka dengan judul ebook tertentu juga membeli versi cetaknya kan? Membeli ebook kadang lebih mudah dan juga lebih murah. Namun seperti yang ditulis di poin kedua, kamu tidak akan merasa memiliki sebuah ebook seperti memiliki buku. koleksi ebook kamu cuma bisa dilihat pada ebook reader-mu. tidak sebanding bila melihat koleksi buku-bukumu tertata rapi di rak buku.

 

Ini sebagian alasan kenapa buku cetak saat ini masih lebih baik dibandingkan ebook. Mungkin pada masanya nanti popularitas ebook lebih baik dibandingkan dengan buku cetak. Namun untuk sekarang, kalian semua akan berpendapat buku lebih baik daripada ebook bukan? Menurut kamu apa lagi kelebihan dari buku cetak dibandingkan ebook? Silakan tulis pendapat kalian di komentar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *