20 Buku Keren Indonesia yang Diterjemahkan ke Bahasa Asing

Teman-teman, tahukah kalian bahwa ternyata banyak karya sastra buatan penulis Indonesia yang karyanya telah diterjemahkan ke bahasa asing dan digemari pembaca internasional? Kita patut berbangga karena melalui karya-karya terjemahan inilah kekayaan sastra Indonesia diperkenalkan ke seluruh dunia. Apalagi tahun 2015 nanti Indonesia didaulat menjadi Guest of Honour pada Frankfurt Book Fair 2015. Hal ini tentunya menjadi kesempatan besar untuk memperkenalkan sastra dan budaya negara kita, serta mengembangkan industri penerbitan Indonesia ke kancah internasional.

Berikut buku-buku Indonesia yang diterjemahkan ke bahasa asing:

  1. Never The TwainSalah Asuhan oleh Abdoel Moeis

Salah Asuhan menjadi salah satu novel wajib baca masa-masa sekolah dulu. Dirilis pertama kali tahun 1928, novel ini seperti tidak lekang dimakan waktu. Novel versi bahasa Inggrisnya dirilis oleh Lontar Foundation yang juga menerbitkan sastra klasik Indonesia ke bahasa lain.

  1. ShacklesBelenggu oleh Armijn Pane

Belenggu merupakan salah satu novel Indonesia oleh Armijn Pane. Diilhami oleh teori psikoanalisis milik Sigmund Freud, novel ini menceritakan cinta segitiga antara seorang dokter, istrinya, dan temannya; cinta segitiga ini akhirnya membuat semua mereka kehilangan orang yang paling dicintai. Pertama kali diterbitkan oleh majalah sastra Poedjangga Baroe dalam tiga bagian dari April hingga Juni 1940, Belenggu merupakan satu-satunya novel yang diterbitkan majalah tersebut dan novel psikologis Indonesia pertama. Belenggu sudah diterjemahan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Inggris.

  1. The Fall and the Heart Kejatuhan dan Hati oleh S Rukiah

The Fall and the Heart karya S. Rukiah, (Kejatuhan dan Hati), terbit tahun 1950, adalah salah satu karya terkuat yang ditulis oleh penulis perempuan sebelum tahun 1970-an, namun kurang dikenal publik karena persoalan politis. Berkisah tentang seorang perempuan kelas menengah yang hidup pada masa revolusi 1965, pemikiran, emosi, dan interaksi dengan keluarga, kekasih, serta lingkungan sosial. S. Rukiah mungkin satu-satunya penulis yang berkisah tentang dampak negatif revolusi terhadap sebuah hubungan personal.

  1. Mirah of BandaMirah dari Banda oleh Hanna Rambe

Mirah of Banda, novel yang ditulis oleh Hanna Rambe (Mirah dari Banda) ini, terbit tahun 1986, berlatarkan keindahan Pulau Banda. Novel ini mengungkapkan sisi gelap dan tragedi kemanusiaan akibat perang dan perbudakan oleh penjajah Belanda dan Jepang. Tak hanya luka dan trauma yang dialami oleh para perempuan yang dijadikan peliharaan atau pemuas nafsu secara paksa, namun juga cinta dan pertemuan yang membahagiakan.

  1. And the War is Over/Soshite Senso Wa OwattaDan Perang pun Usai oleh Ismail Marahimin

Mungkin tidak banyak yang tahu mengenai novel ini. Padahal roman yang berjudul Asli “Dan Perang Pun Usai” dianggap berhasil menggambarkan keadaan Indonesia di akhir penjajahan Jepang. Selain diterjemahkan ke bahasa Jepang, novel ini juga dialihbahasakan ke bahasa Inggris.

  1. The Pilgrim – Ziarah oleh Iwan Simatupang

The Pilgrim (Ziarah) adalah karya maestro sastra Iwan Simatupang, yang memiliki ciri penulisan yang tidak biasa atau absurd. The Pilgrim merupakan campuran kompleks, lirik puitis, sekaligus meditasi tentang hidup, mati, dan seni. Melalui tokoh seniman dan opseter pekuburan, penulis menyampaikan pemikiran-pemikiran filsafat dan pandangan terhadap fenomena masyarakat di masa itu dengan cara unik. Pada saat pertama kali terbit, tahun 1969, novel ini dianggap sebagai pelopor gaya baru dalam penulisan sastra di Indonesia. Menurut sebagian besar ahli, The Pilgrim dianggap karya puncak Iwan Simatupang. Pernah memenangi hadiah sastra ASEAN pada 1977.

  1. Sitti NurbayaSitti Nurbaya oleh Marah Roesli

Ditulis dalam bahasa Melayu yang baku dan termasuk teknik penceritaan tradisional seperti pantun, novel Sitti Nurbaya menyinggung tema kolonialisme, kawin paksa, dan kemodernan. Novel yang disambut baik pada saat penerbitan pertamanya ini sampai sekarang masih dipelajari di SMA-SMA se-Nusantara. Novel ini pernah dibandingkan dengan Romeo dan Julia karya William Shakespeare serta legenda Cina Sampek Engtay.

  1. Telegram – Telegram oleh Putu Wijaya

Telegram (Telegram) adalah karya Putu Wijaya yang terbit tahun 1973, dianggap tonggak penting dalam sastra Indonesia, karena keberhasilannya membuat sintesa antara realitas dan fantasi. Walaupun banyak mengandung unsur “teror mental” dan semacam disorientasi psikologis, buku ini merupakan potret Jakarta pada awal 1970-an dan refleksi tentang Bali yang sedang dicekam perubahan sosial besar. Novel ini memenangkan hadiah pertama sayembara yang diadakan oleh Panitia Tahun Buku Internasional tahun 1972.

  1. Supernova: The Knight, The Princess and the Falling StarSupernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh oleh Dee

Supernova: The Knight, The Princess and the Falling Star (Supernova: Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh) dinilai sebagai pembaharu pada perkembangan sejarah sastra Indonesia modern. Ditulis oleh penulis berusia muda, sebagai karya intelektual yang mengambil bentuk pop-art dan berlatarkan dunia realistis. Gabungan antara sains, spiritualitas, dan cinta. Buku ini merupakan buku sastra generasi pertama yang bisa menjangkau kalangan pembaca secara luas (bahkan pembaca non-sastra) dan bisa terjual hingga ratusan ribu eksemplar. Buku ini merupakan episode pertama dari rangkaian karya yang direncanakan terdiri atas enam novel.

10. Het Getal Fu Bilangan Fu oleh Ayu Utami

Di antara banyak penulis perempuan, Ayu Utami bisa dikatakan salah satu yang paling progresif. Penggambaran perempuan sebagai individu bebas mebuat ketar-ketir lelaki manapun. Novel Bilangan Fu yang spiritualis pun telah dikenal masyarakat dunia lewat terjemahan, salah satunya bahasa Belanda.

11. Samans MissieSaman oleh Ayu Utami

12. The Rainbow TroopsLaskar Pelangi oleh Andrea Hirata

Cerita yang diadopsi dari kisah hidup masa kecil penulisnya, Andrea Hirata ini sangat menyentuh dan inspiratif. Laskar Pelangi sudah diterjemahkan ke dalam 21 bahasa, termasuk Jepang dan Italia.

13. The Land of Five TowersNegeri 5 Menara oleh A. Fuadi

Negeri 5 Menara adalah roman karya Ahmad Fuadi yang diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2009. Novel ini bercerita tentang kehidupan 6 santri dari 6 daerah yang berbeda menuntut ilmu di Pondok Madani (PM) Ponorogo Jawa Timur yang jauh dari rumah dan berhasil mewujudkan mimpi menggapai jendela dunia.

14. 9 Summers 10 Autumns9 Summers 10 Autumns oleh Iwan Setyawan

15. Buru Tetralogy Tetralogi Buru oleh Pramoedya Ananta Toer
Sebagai salah satu sastrawan terbesar di Indonesia, sudah banyak karya beliau yang diterjemahkan ke dalam bahasa asing. Salah satu yang paling terkenal adalah Tetralogi Buru yang dirilis ulang ke bahasa Inggris oleh Penguin Books Australia. Ada empat buku dalam seri ini yaitu Earth of MankindChild of All NationsFootsteps dan House of Glass.

16. Suddenly The Night: the poetry of Sapardi Djoko Damono – oleh Sapardi Djoko Damono

Sebut nama satu penyair yang paling banyak dikutip di Twitter, sontak nama Sapardi Djoko Damono pasti tersebut. Daya magis yang ditampilkan sajak Sapardi memang bisa membius pembaca manapun. Rasa-rasanya semua pecinta sastra tahu tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni. Kumpulan karyanya pun telah diterjemahkan dengan judul Suddenly the Night oleh penerbit asing.

17. Water Color Poems – oleh Sapardi Djoko Damono

18. Black Magic Rain – oleh Sapardi Djoko Damono

19. Before Dawn: the poetry of Sapardi Djoko Damono – oleh Sapardi Djoko Damono

20. The Voice of The Night: Complete Poetry and Prose of Chairil AnwarSuara Malam oleh Chairil Anwar

Chairil Anwar, si anak bandel dunia sastra, tentu layak menjadi perhatian dunia.

Dilansir dari:

  • http://malesbanget.com/2014/10/8-karya-sastra-indonesia-yang-pernah-diterjemahkan-ke-bahasa-asing/
  • http://www.kaskus.co.id/thread/5093e0fe1dd719c2250000aa/13-buku-indonesia-yang-diterjemahkan-ke-bahasa-asing-serba-13
  • http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/entertainmen/2011/05/22/3425/Sinopsis-Seri-Buku-Modern-Library-of-Indonesia

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *