Jangan Ngaku Traveler Sejati Kalo Belum Baca 4 Buku Ini

Apakah di antara teman-teman ada yang punya hobi travelling, dan juga hobi membaca buku? Mengapa tidak menggabungkan keduanya sekaligus, jadi kalian bisa travelling sambil membaca? Buku-buku apa saja yang wajib kamu baca sebagai traveler sejati? Berikut ini empat buku pilihan Lendabook yang dijamin bisa membawamu pergi melanglangbuana.

1. Lonely Planet!

A Collection of Travel Guides

 

Sumber: http://www.controradio.it/

Lonely Planet benar-benar termasyhur sebagai guidebook untuk para traveler di dunia. Tak terhitung berapa negara yang sudah Lonely Planet jelajahi. Selain mudah digunakan, di Eropa Lonely Planet sudah menjadi ‘mata uang’ tersendiri, para traveler saling menukar Lonely Planet di perbatasan antar negara.

Lonely Planet juga benar-benar komprehensif, mulai dari daftar hostel  untuk para backpacker dan hotel ciamik dengan budget rendah yang bisa kamu tempati, tempat yang harus kamu kunjungi, restoran yang harus kamu coba, bahkan festival yang kamu harus ikuti, dan map di kota-kota tertentu.

Lonely Planet, menawarkan bahwa keterbatasan dan kehabisan tempat itu tidak ada dalam kamus traveler, selalu ada tempat baru yang bisa dieksplorasi.

2. Trinity -The Naked Traveler

The Naked Traveler

 Sumber: naked-traveler.com

 

Trinity tahu segala hal tentang backpacking, dan bagaimana mendapatkan pengalaman maksimal dari perjalanan yang serba terbatas. Tak hanya mengalir, beberapa bagian di bukunya juga bisa membuatmu terpingkal-pingkal. Tak hanya satu, sudah ada empat buku The Naked Traveler yang bisa kamu baca dan koleksi, dan itu pun belum termasuk ‘edisi spesial’-nya, yaitu The Naked Traveler: 1 Year Round-the-World Trip, Part 1 dan Part 2! Karena itu, jangan sungkan untuk menjadikan The Naked Traveler sebagai guidebook-mu dalam traveling, karena Trinity benar-benar tahu banyak tentang negara-negara yang pernah dia kunjungi. Tak hanya urusan makanan, tempat yang harus dituju, dan akomodasi yang dia ketahui, tetapi juga kultur yang berbeda, dan bagaimana mempersiapkan diri untuk hal tersebut. Selipan tips di bukunya sudah terbukti andal.

Bagi Trinity, perjalanan adalah pergi ke tempat baru, dan mengupas seluk beluk kultur, kebiasaan, dan kebudayaan negara lain. Tujuan utamanya tentu saja untuk mengerti bahwa hakikat manusia adalah sama, tak peduli di manapun kita berada.

 

3. Alain de Botton -A Week at the Airport

a week at the airport

Sumber: http://theragblog.blogspot.com/

Pernahkah kamu membaca The Art of Travel de Botton juga tulis? Jangan khawatir, walaupun temanya sama-sama tentang perjalanan, A Week at the Airport jauh lebih ringan dari essay-essay panjang di The Art of Travel. Sebagai seorang traveler sejati, tahukah kamu seluk beluk bandar udara? Bagaimana katering untuk maskapai penerbangan bekerja? Apakah yang dilakukan para pramugari sebelum dan sesudah jadwal penerbangan? Buku ini akan menjawab semua pertanyaanmu!

Diwarnai foto-foto yang apik, juga bahasa yang mengalir dan indah, A Week at the Airport wajib kamu baca. Selain itu, konon katanya, de Botton menghabiskan waktu selama seminggu untuk ‘tinggal’ di Bandar Udara Heathrow, demi menulis buku ini.

Di salah satu bagian dari buku ini, de Botton dengan apiknya menulis, bahwa bandar udara itu adalah tempat kedua yang menampung kekuatan emosi terbesar, setelah rumah sakit. Semua itu karena bandar udara menjadi saksi bisu dari pertemuan dan perpisahan.

Bagi de Botton, perjalanan tak hanya soal keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga bagaimana kedua hal tersebut mentransformasi orang-orang yang ditinggalkan, dan mereka yang mengayomi sepanjang perjalanan itu.

 

4. Paulo Coelho -The Alchemist (Sang Alkemis)

the alchemist

Sumber: http://teknoinfokita.blogspot.com/ 

Paulo Coelho terkenal sebagai penulis yang menghasilkan buku-buku yang luar biasa, tentang hidup, perjalanan, dan cinta. Salah satu bukunya, Sang Alkemis menawarkan perjalanan yang berbeda dan membuka mata.

Keyakinan Coelho bahwa ada makna yang lebih dalam dari perjalanan itu sendiri, dituangkan dalam sebuah perjalanan spiritual. Sang tokoh utama, Santiago, adalah seorang penggembala yang memutuskan untuk bertualang mencari harta karun, dan menjelajah tempat-tempat baru, mulai dari Spanyol hingga Mesir.

Bagi Coelho, perjalanan bukan hanya untuk bersenang-senang, melihat-lihat, dan melepas penat. Yang terpenting baginya adalah penjelajahan tempat baru itu sendiri bisa  membantu untuk menemukan makna hidup dan melahirkan mimpi untuk dikejar.

 

Nah itu tadi empat buku wajib buat traveler sejati. Kamu punya usul lain untuk masuk list ini? Tuliskan di komentar atau colek kami di twitter @lendabook ya!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *