3 Tips Ayu Utami Tentang Hal Gaib di Buku Simple Miracle

Tidak ada habisnya bila kita berbicara tentang hal mistis di Indonesia. budaya negara kita memang banyak yang mengandung unsur-unsur mistis. lihat saja seperti kisah Nyi Roro Kidul, Ratu Pantai Selatan. Legenda-legenda Indonesia juga memilikinya, seperti Malin Kundang yang Dikutuk menjadi Batu oleh Ibunya.

Tidak ada salahnya kok kalo kamu percaya tentang hal-hal yang gaib. Karena hal ini juga belum-bukan tidak- bisa dibuktikan oleh teknologi saat ini. Namun kamu jangan langsung percaya saja bila ada orang yang mengaku “orang pintar” atau paranormal. Bisa saja mereka bohong (kamu juga tidak bisa buktikan kan kalau mereka bisa beneran atau bohong?).

Untungnya, ada beberapa tips yang bisa kamu praktekin buat ngurangin kemungkinan dibohongin oleh orang yang ga bertanggungjawab. Ayu Utami, penulis yang terkenal berkat novel Larung dan serial bilangan Fu-nya memberikan beberapa tips dalam bukunya yang terbaru, Simple Miracle. Menurut Ayu Utami, bila kita menemui seorang paranormal, kita bisa menanyakan tiga buah pertanyaan yang perlu kita jawab sendiri.

Pertama: Apa reputasi si penyampai Informasi atau si medium?

142009832

Kita perlu tahu apakah orang ini bisa dipercaya atau tidak. Kita bisa mengetahuinya dari reputasi yang beredar mengenai orang tersebut. Apakah orang tahu dia benar-benar paranormal? Atau orang asing yang tidak dikenal? Atau malah memang dikenal sebagai penipu?

Kedua: adakah konsistensi dari apa yang ia lakukan atau ucapkan dengan fakta yang terjadi?

truthlies

Disini kita perlu mencari tahu apakah apa yang ia lakukan atau katakan konsisten dengan apa yang terjadi. Misalnya dia mengatakan hal yang berbeda dari waktu ke waktu. Kalaupun terlihat konsisten, kamu perlu waspada, mungkin saja orang itu penipu “veteran” sehingga terlihat seperti paranormal yang asli.

Ketiga: adakah pihak yang menangguk keuntungan dari suatu informasi gaib?

Creepy-Priest

Nah, disini keuntungan yang dimaksud tidak selalu uang, tapi juga bisa hal lainnya. Misalnya ada kepentingan orang yang terpenuhi dengan informasi gaib yang kamu terima.

Nah itu beberapa tips yang bisa kamu lakukan mengurangi kemungkinan ditipu. Namun ingat, kalaupun dari tips tadi kamu masih belum yakin, jangan bingung dan malah menutup diri, Seperti yang Ayu Utami tulis, “Dalam Spiritualisme Kritis kita tidak menutup, melainkan menyaring dengan hati-hati.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: