Bagaimana Seseorang Bisa Sukses? Buku Outliers Ini Punya Jawabannya

Kecerdasan dan talenta alami bukan faktor utama yang menentukan seseorang bisa sukses atau tidak, Seperti yang diungkapkan oleh Malcolm Gladwell dalam bukunya “Outliers”. Melalui buku-bukunya, penulis buku laris The Tipping Point ini bisa menghadirkan penemuan-penemuan baru yang mengejutkan.

Salah satu penemuan yang mengejutkan berhasil ia tuliskan dalam buku Outliers ini. Dimana ia membahas faktor-faktor yang membuat orang-orang bisa sukses. Apa sajakah itu? mari kita bahas.

outliers

Outliers sendiri adalah sebuah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu atau sebuah fenomena yang terjadi di luar kebiasaan yang normal. Jika kita kaitkan dalam ilmu sosiologi manusia, maka manusia bisa dikatakan seorang Outliers ketika ia menjadi seorang individu yang berbeda/unik dibanding individu lainnya.

Menurt Gladwell, sukses bisa dibangun dengan fondasi-fondasi di bawah ini :

1. Orang Sukses Berlatih (praktek) Minimal 10.000 Jam

Via www.townnews.com
Via www.townnews.com

Angka 10.000 bukan merupakan patokan yang harus dipenuhi. Angka 10.000 atau setara dengan 417 hari merupakan ukuran seseorang bisa dikatakan ahli. Contoh sukses dari Bill Gates misalnya, ia bisa menjadi seorang programmer hebat karena dia berlatih selama 20-30 jam setiap minggu di lab selama lebih dari tujuh tahun lamanya.

Contoh kedua adalah grup band The Beatles. Sebelum menjadi band yang sukses, mereka telah tampil di klub di Hamburg selama 8 jam selama dua tahun. Karena keseringannya bermain, mereka semakin mahir dan terus terasah jiwa entertainment nya. Bagaimana tidak, mereka harus tampil selama 8 jam menghibur dengan lagu yang berbeda!.

2. Kesempatan Yang Mendukung

Via http://jaymitlo.com/
Via http://jaymitlo.com/

Orang-orang yang disebut di atas memiliki kesempatan yang tidak dimiliki orang orang lainnya. Bill Gates adalah anak orang kaya yang bersekolah di tempat yang bagus. Gates juga memiliki komputer yang pada saat itu merupakan barang langka dan sangat mahal. Yap! Bill Gates mendapat kesempatan langka itu. The Beatles dengan kesempatan mereka dapat tampil selama 8 jam tiap hari di sebuah club di Hamburg.

Di dalam bukunya, Gladwell juga mencontohkah bagaimana seorang Chris Langan yang memiliki IQ jenius : 195 namun tidak lebih sukses dibandingkan Einstein yang hanya memiliki IQ : 150. Perbedaan antara keduanya hanyalah kesempatan. Einstein memiliki kesempatan yang lebih besar dibandingkan dengan Chris Langan.

3. Warisan Budaya

Via http://www.chinadaily.com.cn/
Via http://www.chinadaily.com.cn/

Siapa sangka jika ternyata fenomena budaya berpengaruh juga pada kesuksesan. Orang asia atau tepatnya Cina Selatan mempunyai budaya bercocok tanam padi. Hubungannya? Bertanam padi adalah pekerjaan paling berat pada jamannya, bertanam padi berarti bangun sebelum subuh dan berterik-terik di bawah sinar matahari dan juga berarti melakukan kerja sekitar 3000 jam setiap tahun, bandingkan dengan budaya petani Eropa pada jaman itu yang hanya bekerja selama 1200 jam setahunnya. Dan menanam padi adalah pekerjaan yang menuntut perhatian penuh selama masa tanam, mulai dari kondisi tanah, ketinggian air, suhu air, memberantas gulma, memperhatikan jarak tanam, memilih varitas padi yang paling cocok di tanam pada musim trertentu dll, kalau tidak memperhatikan hal tersebut tentu hasil panen sedikit atau gagal dan itu berarti kelaparan di musim dingin atau bahkan mati. Orang Cina itu biasa berkata : ” Di musim dingin , orang malas akan mati kedinginan”.

Budaya kerja keras , ulet, dan efisien dalam memanfaatkan lahan, kerjasama dengan warga dalam bertani ini menjadi budaya yang diwariskan ke anak-anak mereka sehingga lebih berhasil dalam dunia pendidikan. Di sekolah-sekolah di Eropa, orang-orang Asia cenderung lebih lama di perpustakaan dari pada orang Eropa. Dan dalam pelajaran Matematika orang Asia lebih hebat dari orang Eropa, dikarenakan orang Asia bersedia belajar lebih keras.

Pada kesimpulannya, kesuksesan itu tidak bisa diraih sendiri. Kesuksesan bisa diraih dari kerja keras diri sendiri dan dukungan orang-orang di sekitar kita. Masyarakat memiliki kontribusi dalam menentukan kesuksesan seseorang. Buat kamu yang penasaran dengan detail isi buku Outliers, silakan langsung baca bukunya. Sangat inspiratif!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: